PHP – OOP : Panduan Praktis Penerapan Pemrograman Berorientasi Objek Pada PHP
Raden Ikram | PHP19 Jan 2010
Tutorial kali ini akan membahas bagaimana penerapan pemrograman berorientasi objek pada PHP, tentunya banyak web developer pemula yang masih mencari-cari, bagaimana sih cara yang mudah untuk mempelajarinya?
Seperti apa sih OOP?
Dengan OOP, program yang anda buat bisa terdiri dari komponen/bagian siap pakai yang disebut sebagai objek.
Pentingnya berkenalan dengan istilah-istilah pada OOP
ya, tentunya akan lebih mudah untuk mempelajari OOP apabila kita mempelajari dan memahami istilah yang ada.
Class dan Objek
Class adalah model abstrak (blueprint) dari objek. Lalu bagaimana cara merealisasikan objek? yaitu dengan instance, instance berbentuk konkrit.
Encapsulation
Penyembunyian informasi, yaitu menyembunyikan property dan method dari sebuah objek.
Inheritance
Inheritance adalah pewarisan, contoh mudahnya, misal Class Domba bisa mempunyai subClass DombaJantan dan subClass DombaBetina.
Dari Class utama ada sifat yang diwariskan kepada subClass, misal dari contoh diatas: Domba memakan rumput, maka DombaJantan juga memakan rumput.
Polymorphism
Perilaku yang berbeda untuk sebuah Operasi yang sama, misal DombaJantan akan menyerang bila dilempar batu, sedang DombaBetina akan lari jika dilempar batu.
Setelah berkenalan dengan beberapa istilah yang ada dalam OOP, untuk lebih mempercepat memahami penggunaannya seperti apa, kita akan coba membuat sebuah Class sederhana yang akan menghitung pemasukan dan pengeluaran dan memberikan pendapat bagaimana kondisi keuangan anda.
Selain menunjukkan bagaimana pembuatan Class dalam PHP akan diberitahukan juga beberapa hal yang krusial untuk diketahui, hal-hal ini akan tertulis pada baris komentar script php yang akan dibuat.
Pertama buat file class_hitung.php
ketik kode berikut
- <?php
- /* nama class, harus dimulai dengan huruf besar,
- bila lebih dari dua kata, tiap kata diawali huruf kapital */
- Class HitungPemasukanPengeluaran
- {
- // atribut digunakan dengan mendeklarasikan variabel dengan kata kunci: var
- var $penghasilan;
- var $pengeluaran;
- var $hasil;
- /* operasi / fungsi, contoh penggunaan function: namaFunction()
- bila nama function lebih dari dua kata,
- tiap kata selain kata pertama diawali huruf kapital. */
- // bila nama function sama dengan nama class disebut Constructor
- function HitungPemasukanPengeluaran($nama,$penghasilan,$pengeluaran)
- {
- }
- function cekKondisi($penghasilan,$pengeluaran)
- {
- // untuk mengakses atribut (variabel) dalam function, menggunakan: $this->
- $this->penghasilan = $penghasilan;
- $this->pengeluaran = $pengeluaran*30;
- $this->hasil = $this->penghasilan – $this->pengeluaran;
- }
- }
- // untuk membuat objek menggunakan: new . dikenal sebagai membuat instance
- $huhuy = new HitungPemasukanPengeluaran($nama,$penghasilan,$pengeluaran);
- ?>
Bagaimana menggunakan Class tersebut, mari kita buat lagi sebuah file, namakan dengan hitung.php
ketik kode berikut
- <?php
- {
- $nama = $_POST[‘nama’];
- $penghasilan = $_POST[‘penghasilan’];
- $pengeluaran = $_POST[‘pengeluaran’];
- // mengikutsertakan file class_hitung.php
- include (‘class_hitung.php’);
- // pemanggilan function (operasi) dari sebuah class
- $huhuy->cekKondisi($penghasilan,$pengeluaran);
- }
- ?>
- <html>
- <head>
- <title>penggunaan huhuy class</title>
- <style>
- body { width: 60%; margin: 45px; }
- #form { background: #eee; padding: 13px; }
- </style>
- </head>
- <body>
- <hr />
- <!– form cek kondisi keuangan–>
- <div id="form">
- <p><i>Form Cek Kondisi Keuangan Baik / Buruk</i></p>
- <form action="" method="POST">
- <label>Masukkan <strong>nama</strong> anda:</label><br />
- <input type="text" name="nama" /><br /><br />
- <label><strong>Pemasukan</strong> anda per bulan (Rp):</label><br />
- <input type="text" name="penghasilan" /><br /><br />
- <label><strong>Pengeluaran</strong> anda per hari (Rp):</label><br />
- <input type="text" name="pengeluaran" /><br /><br />
- <input type="submit" name="submit_nama" value="submit" />
- </form>
- </div>
- </body>
- </html>
Berikut adalah tampilan setelah penggunaan class tersebut
Tags: PHP Advanced



