Meningkatkan Skill Public Speaking Dengan Penguasaan 3V: Visual, Vocal, Verbal
Raden Ikram | Public Speaking3 Feb 2010
Apa itu 3V
Visual: Bahasa tubuh dan apa yang anda lakukan selama penyampaian materi
Vokal: Intonasi dan pengaturan suara
Verbal: Apa yang anda sampaikan
Sebelumnya kita lihat dulu pie chart berikut ini
Chart tersebut merupakan hasil penelitian Professor Albert Mehrabian dari Departemen psikologi Universitas California, Los Angeles. Disebut sebagai “Silent Message” dimana “Total liking = 7% Verbal + 37% Vokal + 55% Facial” , dikatakan juga bahwa hal tersebut hanya berlaku ketika seseorang berkomunikasi tentang “emotions”, dan tidak berlaku dalam percakapan umum
Seminar “Mastery Public Speaking” yang diadakan oleh tantowi yahya pun ternyata menggunakan chart ini dalam slide presentasinya.
Yang dicermati disini adalah ternyata apa yang kita sampaikan hanya mempunyai porsi kecil dari keberhasilan public speaking yang kita lakuan, dimana berdasarkan pie chart tersebut hanya 7%.
Seringkali (atau bahkan selalu) kita tidak menyadari hal ini dan dalam setiap kesempatan melakukan public speaking kita hanya fokus melakukan persiapan pada materi apa yang akan disampaikan, padahal ternyata bagian verbal tersebut hanya berpengaruh 7% pada keberhasilan. Namun bukan berarti serta-merta kita mengabaikan persiapan materi, karena tentunya dengan persiapan dan penguasaan materi yang matang akan menimbulkan faktor percaya diri yang secara tidak langsung akan memberikan ketenangan yang akan mendukung pengaturan vokal dan gestur tubuh yang baik.
Untuk lebih memahami konsep 3V simak contoh berikut ini:
Anda menyampaikan kepada teman bahwa anak anda mendapat ranking satu di sekolah
Bayangkan seperti apa perasaan anda dengan beberapa pilihan respon yang diberikan teman anda
Hanya Verbal:
Teman anda menjawab “Hebat…” tanpa ekspresi.
Meskipun kata yang dipilih adalah hebat namun karena dikatakan tanpa ekspresi sehingga akan terdengar tidak tulus oleh anda.
Verbal + Vokal:
Teman anda menjawab “Hebat…” dengan dipanjangkan dan jelas.
Tentunya anda akan lebih senang dengan perlakuan yang ini, dimana jawaban yang diberikan oleh teman anda lebih enak didengar dan juga terlihat tulus.
Verbal + Vokal + Visual:
Teman anda menjawab “Hebat…” dengan jelas, dipanjangkan juga sambil menjabat tangan anda dan tersenyum.
Untuk respon yang satu ini sudah jelas bisa dibayangkan bagaimana senangnya anda.
Dari contoh tersebut bisa diketahui bahwa meskipun apa yang disampaikan sama, namun cara penyampaian yang berbeda akan menghasilkan hasil yang berbeda pula.
Setelah mengetahui teorinya tentunya yang kemudian harus dilakukan adalah berlatih, caranya? bisa sendiri di depan cermin, mengajak teman untuk berlatih bersama, ataupun mengikuti pelatihan. Yang pasti teorinya telah anda ketahui dan kuasai
Tags: Public Speaking, Verbal, Visual, Vokal



